Jam berapa sekarang?

Visitors

free counters
Membacaitubagus. Diberdayakan oleh Blogger.

Followers

Chatting Here...

Membaca Itu Bagus

Senin, 12 Juli 2010

Foto Presiden dan Wakil Presiden Versi Lucu

by Unknown  |  at  7/12/2010 05:53:00 AM
Mua lihat Foto Presiden dan Wakil Presiden Versi Lucu ? berikut ini ada beberapa capres dan cawapres 2009 dlm foto-foto lucu presiden dan wakil presiden RI.
Foto Presiden RIFoto 
Presiden Lucu

Foto 
Lucu SekaliFoto 
Foto Lucu
Foto 
Kartun LucuKartun Lucu Indonesia

Foto Sangat LucuPresiden 
Lucu
Bukan bermaksud sara, hanya bertujuan humor. jika ada yang merasa dirugikan dengan postingan Foto Presiden dan Wakil Presiden Versi Lucu. kami akan menghapusnya :)

sumber : http://lucu2.com/foto-presiden-dan-wakil-presiden-versi-lucu/
Read more: Foto Presiden dan Wakil Presiden Versi Lucu - Asal Kamu Tahu Aja
http://asalkamutahuaja.blogspot.com/

Jumat, 09 Juli 2010

Komputer Di Pergelangan Tangan

by M_Yazid  |  in teknologi at  7/09/2010 12:32:00 PM


Inilah Produk baru SONY, yaitu sebuah mini komputer yang bisa dipakai dipergelanagan tangan seperti Jam tangan, teknologi ini belum keluar di pasaran, kemungkinan akan dilauncing pada 2019 oleh SONY.. dan menjadi teknologi komputer tercanggih masa depan.

Ini Screen SHoot nya…

NASA Ternyata Gunakan Teknologi Made In Indonesia!!!

by M_Yazid  |  in Wow at  7/09/2010 04:08:00 AM

Tak dinyana. Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA) pun memakai teknologi buatan Indonesia, Yaitu teknologi pemindai atau Electrical Capacitance Volume Tomography (ECVT) temuan anak bangsa. ECVT adalah satu-satunya teknologi yang mampu melakukan pemindaian dari dalam dinding ke luar dinding seperti pada pesawat ulang-alik. NASA mengembangkan sistem pemindai komponen dielektrik seperti embun yang menempel di dinding luar pesawat ulang-alik yang terbuat dari bahan keramik. Zat seperti itu bisa mengakibatkan kerusakan parah pada saat peluncuran karena perubahan suhu dan tekanan tinggi.



Adalah Warsito P. Taruno yang mengembangkan ECVT, bermula dari tugas akhir Warsito ketika menjadi mahasiswa S-1 di Fakultas Teknik Jurusan Teknik Kimia, Universitas Shizuoka, Jepang, tahun 1991. Ketika itu pria kelahiran Solo pada 1967 ini ingin membuat teknologi yang mampu “melihat” tembus dinding reaktor yang terbuat dari baja atau obyek yang opaque (tak tembus cahaya). Dia lantas melakukan riset di Laboratorium of Molecular Transport di bawah bimbingan Profesor Shigeo Uchida.

Internet Dengan Kecepatan 100 Gigabyte per Detik (100Gbps) Sudah Diluncurkan

by M_Yazid  |  in Wow at  7/09/2010 04:03:00 AM

  Saya pernah menyinggung tentang internet tercepat di dunia yang mempununyai kecepatan 40 Gbps (kalau belum baca klik disini). Dan kini sudah ada internet dgn kecepatan 100 Gbps.!! Teknologi komunikasi di segmen jaringan serat optik kembali menghadirkan terobosan baru dengan diluncurkannya solusi kanal tunggal atau Single Carrier Next Generation dengan kecepatan 100 gigabit per detik (100G).

Solusi besutan Alcatel-Lucent (ALU) ini merupakan bagian dari teknologi jaringan "Next Generation Coherent" yang belum lama ini diperkenalkan di Paris, Prancis.

Dalam keterangan yang disampaikan ALU, Rabu (16/6/2010), solusi ini mereka rancang untuk memenuhi tuntutan kebutuhan bandwidth yang terus meningkat lewat hadirnya beragam layanan multimedia, seperti video streaming, aplikasi web, file sharing, dan film-film berkualitas tinggi (high definition/HD).

Dalam implementasinya di lapangan, solusi ini diklaim ALU dapat mendukung transfer lebih dari 100.000 file MP3 dalam 60 detik atau lebih dari 15.000 siaran langsung saluran HDTV secara bersamaan.

LENGAN Pria Ini Terbuat Dari Tangan Robot - Teknologi Luar BIASA

by M_Yazid  |  at  7/09/2010 03:48:00 AM

Christian Kandlbauer (21), warga Austria, menjadi orang pertama di dunia yang dapat beraktivitas dengan ”lengan robot” berkendali pikiran. Seluruh lengan kiri palsu Christian bekerja mirip dengan lengan aslinya, sedangkan di bagian kanan tubuh dipasangkan prostetik biasa.

- Empat tahun lalu, Christian kehilangan kedua lengannya, mulai dari pangkal lengan, setelah kesetrum daya 20.000 volt.

- Para ahli di sebuah perusahaan teknologi medis berbasis di Jerman, Otto Bock Healthcare, yang mengembangkan lengan robot berkendali pikiran itu menyatakan, lengan palsu kiri Christian merupakan proyek pertama di Eropa. Hasil uji coba itu diumumkan dalam sebuah konferensi internasional di Leipzig, Jerman, dalam waktu dekat, sekaligus menandakan teknologi itu siap meninggalkan laboratorium untuk digunakan masyarakat luas.

- Pasien di Eropa dapat segera merasakan manfaat teknologi itu dalam beberapa bulan ke depan,” ujar Dr Hubert Egger, Kepala Riset dan Pengembangan Proyek Lengan Prostetik Berkendali Pikiran itu.

- Christian merupakan pasien di Eropa yang menjalani prosedur secara tuntas dan menjadi orang pertama di Eropa dengan lengan robot berkendali pikiran. Di masa depan, mereka berharap dapat memenuhi kebutuhan para pasien akan teknologi itu.

- Dikontrol saraf

- Lengan prostetik canggih itu hasil pengembangan sebuah teknik baru yang dikenal dengan targeted muscle reinnervation (TMR). Saraf yang semula mengontrol lengan yang hilang digunakan mengontrol prostetik.

- Christian menjalani uji coba tersebut selama 4 tahun. Berawal dengan pembedahan selama 6 jam di Vienna General Hospital. Saraf-saraf yang awalnya mengontrol lengan ditransplantasi ke otot dada Christian.

- Saraf-saraf yang ditransplantasi tersebut menyebabkan rangsangan listrik dari otak mencapai otot dada (pektoral).

- Otot itu beraksi ibarat sebuah pendorong yang memperbesar sinyal ke level yang dapat ditangkap elektroda. Sinyal-sinyal itu lalu diinterpretasikan oleh sebuah komputer mikro dan dimanfaatkan untuk mengontrol lengan buatan. ”Lengan robot” itu kemudian merespons seketika. Proses penciptaan intelegensi artifisial tersebut memungkinkan Christian mengontrol lengan prostetiknya seolah-olah itu lengannya asli.

- Christian dapat menyetir mobil, bekerja, dan menggenggam segelas minuman. ”Lengan baru ini seperti bagian tubuh saya sendiri,” ujar Christian dalam sebuah wawancara dengan BBC.

- Pionir

- Pengembangan lengan palsu atau prostetik yang dapat dikendalikan pikiran itu diawali oleh Todd A Kuiken, seorang psikiater di Rehabilitation Institute of Chicago sekaligus profesor di Northwestern University. Kuiken mengembangkan prosedur targeted muscle reinnervation (TMR) yang membuat lengan prostetik mampu merespons langsung sinyal otak. Lengan palsu pun semakin mudah digunakan ketimbang prostetik bermotor tradisional.

- Prosedur itu diujicobakan kepada orang yang kehilangan organ gerak lengan. Penggunaan lengan prostetik menjadi sangat sulit lantaran akses informasi kontrol saraf untuk lengan hilang setelah amputasi. Saat kehilangan lengan, seseorang ikut kehilangan motorik, otot, dan elemen struktur tulang. Namun, kontrol informasi masih ada di sisa-sisa saraf.

- Teknologi TMR merupakan prosedur memindahkan sisa saraf lengan ke lokasi otot alternatif seperti otot dada dan lengan atas.

- Residu (sisa) saraf itu (yang semula membawa perintah dari otak untuk memproduksi gerakan lengan, pergelangan tangan, dan tangan) dikoneksikan ke otot dada atau lengan atas.

- Ketika pasien yang kehilangan lengan berupaya menggerakan lengan, impuls yang dihasilkan sisa saraf lengan tadi menyebabkan penegangan atau kontraksi di otot dada yang menghasilkan sinyal electromyogram (EMG) memadai.

- Sinyal itu dialihkan ke sebuah prosesor mikro di lengan artificial (palsu) yang membaca sinyal (dengan menggunakan sebuah pola pengenal algoritma) dan memerintahkan gerakan kepada lengan. Di laboratoriumnya, Kuiken menggunakan tes prostetik virtual.

- Sebuah prosesor diprogram guna mengenali sinyal yang dikirim itu sehingga lengan bergerak sesuai perintah. Melalui TMR, ketika orang yang kehilangan lengan berpikir menggerakkan lengannya, prostetik secara otomatis bergerak sesuai keinginan.

- Dalam Journal of Neurophysiology, Kuiken dan koleganya mendemonstrasikan betapa TMR berpotensi memproduksi banyak gerakan lengan dan tangan. Tidak hanya gerakan sederhana seperti membuka, menutup tangan, membengkokkan, dan meluruskan siku. Pergerakan siku, pergelangan tangan, dan tangan dapat dikontrol.

- Kuiken sendiri mengadakan studi tentang TMR pada 5 orang pada Januari 2007 di Rehabilitation Institute of Chicago.

- Perkembangan teknologi dan ilmu pengetahuan membuat prostetik semakin mendekati organ tubuh asli. Prostetik menjadi semakin ringan, kuat, dan penampilannya semakin bagus sehingga orang yang kehilangan organ geraknya dapat tetap berfungsi maksimal.

- Terkait lengan prostetik yang dikembangkan Otto Bock, Egger mengatakan, sangat sulit untuk menentukan harga sebuah prosedur. Proyek penelitian yang diujicobakan pada Christian, misalnya, menghabiskan biaya beberapa juta euro. ”Biaya dapat turun begitu prostetik itu diproduksi lebih massal,” ujarnya.

- Kini, Christian telah kembali bekerja sebagai staf di pergudangan yang semula mempekerjakannya sebagai mekanik. Dia merasa sedikit aneh ketika lengan palsu itu pertama kali dipasangkan ke tubuhnya. Christian sulit membayangkan teknologi itu benar-benar bekerja. ”Dengan prostetik ini saya mampu melakukan berbagai hal dalam kehidupan saya sehari-hari tanpa bantuan orang lain. Saya menjadi lebih mandiri,” ujarnya.













News: UFO Ganggu Penerbangan di China

by M_Yazid  |  in UFO at  7/09/2010 03:29:00 AM
 
VIVAnews - Berita penutupan sementara Bandar Udara, Xiaoshan di Hangzhou, ibu kota Provinsi Zhejiang, China Rabu, 7 Juli 2010 mengejutkan dunia.
Bukan karena pesawat tak bisa mendarat, tapi soal alasan penutupan -- yakni penampakan UFO (unidentified flying object) sekitar pukul 21.00 waktu setempat.
Seorang sumber anonim kepada China Daily mengatakan, pejabat berwenang telah membongkar misteri penampakan UFO itu, setelah melakukan serangkaian investigasi.
Namun, hasil investigasi itu belum akan dimumkan ke publik. Data itu masih bersifat rahasia, sebab ada kaitannya dengan kepentingan militer. Penjelasan resmi dari pemerintah menurut informasi akan diberikan Jumat ini.
Pasca penutupan bandara, penerbangan dialihkan ke kota-kota lain, yakni Ningbo di Provinsi Zhejiang dan Wuxi di Provinsi Jiangsu.
Seorang staf bandara mengaku tak tahu pasti berapa penerbangan yang dialihkan gara-gara UFO tersebut.

Senin, 05 Juli 2010

Bulan Diciptakan Oleh Manusia?

by M_Yazid  |  in Hoax at  7/05/2010 05:24:00 PM

Planet Bulan?
Sejak Apollo mendarat di bulan pada tahun 1969, rasa misterius orang-orang
terhadap bulan seakan-akan menurun. Dahulu, orang-orang berkumpul bersama di
rumah saat hari raya pertengahan musim gugur, dan saat makan kue bulan, begitu
menengadahkan kepala melihat rembulan di atas langit, dalam hati pasti merasa
penasaran dan bingung. Penasarannya adalah dari mana sebenarnya bulan ini
berasal? Dan bingung apa yang sebenarnya ada di atas bulan itu? Sastrawan pada
masa Dinasti Song yaitu Su Dong Po dalam Sui Tiao Ge Tou paling bisa hanya
menyuarakan rasa penasaran dan kerinduan bangsa China terhadap rembulan: Kapan
adanya terang bulan? Dengan arak bertanya pada langit cerah. Tidak tahu di
istana langit atas sana, hari ini tahun berapakah saat ini?
Setelah antariksawan mendarat di bulan, orang-orang tahu bahwa permukaan bulan
adalah sebidang padang pasir tandus, diselimuti debu angkasa tak terhingga
banyaknya, kosong melompong. Tetapi, tahukan Anda? Setelah mendarat di bulan,
beberapa temuan baru yang didapatkan, malah membuat ilmuwan semakin bingung
terhadap asal-usul bulan.
Saat ini pemahaman ilmuwan terhadap bulan telah melampaui imajinasi sebelum
pendaratan di bulan pada waktu itu, bukti–bukti temuan ini bisa membuat
pemikiran baru orang-orang terbuka, mengenal dan merenungkan kembali asal mula
diri sendiri dan kehidupan, serta alam semesta.
Studi Awal
Sejak zaman dahulu, astronom setiap bangsa di dunia telah mengadakan pengamatan
yang panjang terhadap bulan. Penampakan bulan yang mengembang bulat dan menyusut
berbentuk sabit, selain menjadi obyek inspirasi penyair, lebih menjadi pedoman
kerja penanaman sawah petani; penanggalan tradisional Tionghoa merupakan
penanggalan yang berdasarkan peredaran bulan, berperiode 28 hari sebagai patokan.
Pada masa lampau, orang-orang menemukan sebuah fakta yang sangat menarik, bulan
selalu mengarah pada kita dengan satu permukaan yang sama.
Kenapa? Melalui pengamatan yang panjang, orang-orang mendapati bulan bisa
berputar sendiri, dan periode perputarannya sendiri persis sama dengan periode
perputarannya mengelilingi bumi. Maka, biar di mana pun posisi bulan berada,
bulan yang kita lihat dari atas bumi pasti merupakan satu permukaan yang sama,
bayang-bayang di atas bulan selalu sejenis yang serupa.
Orang-orang bahkan memperhatikan, ukuran bulan kelihatannya sama besar dengan
matahari. Matahari dan bulan dirasakan sama besarnya, namun pada kenyataannya
apakah sama besarnya? Orang dahulu acap kali berhasil mengamati suatu fenomena
alam yang aneh, mereka menyebutnya dengan istilah “dewa anjing menelan matahari�,
di saat itu akan ada benda langit berwarna hitam menutup total matahari, langit
siang hari yang terang benderang tiba-tiba menjadi gelap gulita, dipenuhi dengan
kelap-kelip bintang, yaitu “gerhana matahari total� yang dikenal oleh ilmuwan
sekarang ini. Pada saat gerhana matahari total, benda langit hitam yang kita
lihat adalah bulan, ukuran bulan persis bisa menutupi matahari, artinya jika
dilihat dari bumi, bulan dan matahari sama besarnya.
Belakangan astronom mendapati, bahwa jarak matahari ke bumi persis 395 kali
lipat jarak bulan ke bumi, sedangkan diameter matahari juga persis 395 kali
diameter bulan, maka dilihat dari bumi, bulan persis sama besarnya dengan
matahari. Diameter bumi adalah 12.756 km, diameter bulan 3.467 km, dan diameter
bulan adalah 27%-nya diameter bumi.
Benda langit yang berputar mengelilingi planet, oleh ilmuwan disebut sebagai
satelit. Sembilan planet besar pada sistem tata surya semuanya memiliki
satelitnya sendiri. Di antara 9 planet besar tersebut ada beberapa planet yang
sangat besar, seperti misalnya planet Jupiter, planet Saturnus dan lain
sebagainya, mereka juga memiliki satelit yang mengedarinya, diameter satelit
mereka sangat kecil dibanding planet itu sendiri. Maka, satelit yang besarnya
seperti bulan, sangat unik di dalam sistem tata surya kita. Data-data yang
kebetulan ini menyebabkan beberapa astronom mulai memikirkan sebuah masalah,
yaitu apakah bulan terbentuk secara alami?
Bebatuan Bulan yang Lebih Tua
Setelah pesawat antariksa Apollo mendarat di bulan pada tahun 1969, dan
mengambil contoh batuan dari atas permukaan bulan, melakukan berbagai pengujian,
didapatkan data yang bisa dijadikan bahan analisa lebih mendalam terhadap
struktur bulan.
Pertama-tama dibuat analisa usia terhadap bebatuan yang terkumpul, didapati
bahwa usia bebatuan bulan sangat kuno, ada sejumlah besar usia bebatuan itu
melampaui bebatuan yang paling kuno di atas bumi. Menurut statistik 99% usia
bebatuan bulan melampaui 90% bebatuan kuno di atas bumi, usia yang berhasil
dihitung adalah sebelum 4,3-4,6 miliar tahun. Ketika membuat analisa terhadap
tanah permukaan bulan, didapati masa mereka lebih kuno lagi, ada beberapa yang
bahkan lebih awal 1 miliar tahun dibanding usia bebatuan bulan, melampaui lebih
dari 5 miliar tahun. Saat ini waktu yang diprediksi ilmuwan atas terbentuknya
sistem tata surya kurang lebih 5 miliar tahun lebih, mengapa bebatuan dan tanah
di permukaan bulan sejarahnya bisa begitu panjang? Para ahli juga berpendapat
bahwa sulit untuk menjelaskan.
Rongga pada Bulan
Pembuktian kabut bulan mungkin bisa menjelaskan struktur bulan. Astronot yang
mendarat di bulan, ketika akan kembali ke bumi, meninggalkan permukaan bulan
dengan mengendarai pesawat pendarat kembali ke kabin antariksa, setelah menyatu
dengan pesawat antariksa, pesawat pendarat itu dibuang kembali ke permukaan
bulan. Alat pengamat gempa yang dipasang pada jarak 72 km mencatat getaran pada
permukaan bulan, getaran ini terus berlangsung lebih dari 15 menit, sama seperti
martil memukul lonceng besar dengan sepenuh tenaga, getaran berlangsung dalam
waktu yang lama baru hilang secara perlahan-lahan. Ambil sebuah contoh misalnya,
ketika kita memukul sebuah besi berongga dengan sekuat tenaga, akan mengeluarkan
getaran ung… ung… yang terus bergema, sedangkan ketika memukul besi padat,
getaran hanya akan bertahan singkat, akan berhenti pada waktu yang tidak lama.
Gejala getaran yang terus berlangsung ini membuat ilmuwan mulai membayangkan
apakah bulan itu berongga?
Ketika sebuah benda yang padat mendapat benturan, bisa mengeluarkan dua macam
gelombang, satu adalah gelombang bujur (longitudinal), sedangkan satunya lagi
adalah gelombang permukaan. “Gelombang bujur� adalah suatu gelombang tembusan,
bisa menembus suatu benda, dari satu sisi permukaan melalui pusat benda dan
disalurkan ke sisi lainnya. Dan “gelombang permukaan�, sama seperti namanya,
hanya bisa menyampaikan pada permukaan yang sangat dangkal. Namun, instrumen
kabut bulan yang dipasang di atas bulan, melalui catatan waktu yang panjang,
sama sekali tidak berhasil mencatat atau merekam gelombang bujur, semuanya
berupa gelombang permukaan. Dari gejala yang menakjubkan ini, ilmuwan
membuktikan bahwa bulan itu berongga!

Find Us On Facebook

Proudly Powered by Blogger.